Catat! Jembatan Sei Katingan Ditutup Total 2 Kali Selama Perbaikan

Kasongan. Berita4terkini.com – Jembatan Sei Katingan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, akan diperbaiki. Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas di jembatan tersebut akan diberlakukan sistem buka-tutup.
Perbaikan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Berdasarkan pemberitahuan resmi BPJN Kalimantan Tengah, rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mendukung pekerjaan perbaikan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Sistem buka-tutup akan diberlakukan mulai 20 Agustus hingga 21 September 2026,” demikian informasi BPJN Kalimantan Tengah.
Pengaturan lalu lintas dilakukan dari dua arah, yakni kendaraan yang datang dari Palangka Raya maupun Sampit. Petugas gabungan dari Satlantas Polres Katingan dan Dinas Perhubungan akan ditempatkan di pos penjagaan sebelum dan sesudah jembatan.
Petugas akan mengatur kendaraan secara bergantian selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan pun diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya antrean.
BPJN Kalimantan Tengah juga memberlakukan pembatasan kendaraan yang dapat melintas selama masa perbaikan.
Kendaraan yang masih diperbolehkan melewati Jembatan Sei Katingan adalah kendaraan dengan muatan maksimal 8 ton dan lebar maksimal 3 meter.
Masyarakat diminta mematuhi ketentuan tersebut agar pekerjaan perbaikan dapat berjalan aman dan lancar.
Selain sistem buka-tutup, BPJN menjadwalkan penutupan total pada waktu tertentu. Penutupan dilakukan saat pekerjaan pengecoran lantai jembatan.
Penutupan total pertama dijadwalkan pada 28 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Kemudian penutupan total kedua akan dilakukan pada 8 September 2026 pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Dalam kondisi penutupan total, kendaraan darurat dan kendaraan yang memiliki sifat prioritas tetap dapat melintas dengan mengikuti arahan petugas di lapangan.
BPJN Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat yang akan melintasi Jembatan Sei Katingan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan informasi terkait rekayasa lalu lintas.
Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas demi keselamatan dan kelancaran selama pekerjaan perbaikan berlangsung.
Dengan adanya sistem buka-tutup tersebut, pengguna jalan dari arah Palangka Raya maupun Sampit diharapkan mengantisipasi antrean dan mengatur waktu perjalanan hingga pekerjaan selesai. (red/mr)







