Kepsek MIN 5 Palangka Raya Imbau Murid dan Guru Jaga Kesehatan di Tengah Kabut Asap

Kepsek MIN 5 Palangka Raya Imbau Murid dan Guru Jaga Kesehatan di Tengah Kabut Asap
Kepala MIN 5 Kota Palangka Raya, H. Muhammad Asran Dirun, bersama guru dan murid berfoto di halaman sekolah.

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kota Palangka Raya membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan, terutama terkait risiko gangguan pernapasan.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Palangka Raya. Kepala MIN 5 Kota Palangka Raya, H. Muhammad Asran Dirun, mengimbau seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan untuk lebih menjaga kesehatan selama kualitas udara belum membaik.

Asran mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap dampak buruk paparan asap, khususnya bagi anak-anak yang berada di lingkungan sekolah.

“Seluruh murid kami imbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah,” ujar Asran saat dihubungi melalui telepon seluler.

Menurut dia, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi paparan asap dan partikel yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

Selain penggunaan masker, pihak madrasah juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kegiatan yang berpotensi membuat siswa terpapar asap secara langsung.

Baca Juga :  Salurkan BLT-DD 2024, Ini Pesan Kades Manyarung Kepada KPM

Kegiatan di luar ruangan, seperti olahraga, upacara, maupun aktivitas ekstrakurikuler, diupayakan untuk dikurangi atau dialihkan ke dalam ruangan.

“Anak-anak juga kami ingatkan agar lebih banyak mengonsumsi air putih dan menjaga kondisi tubuh,” katanya.

Asran juga meminta orang tua turut berperan dalam menjaga kesehatan anak selama berada di luar lingkungan sekolah.

Orang tua diharapkan memastikan anak menggunakan masker sejak beraktivitas dari rumah serta memperhatikan asupan makanan bergizi.

Menurut Asran, upaya menjaga kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi membutuhkan dukungan bersama antara madrasah dan keluarga.

Ia berharap kondisi udara akibat kabut asap tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga sekolah, khususnya siswa.

Pihak madrasah pun terus mengingatkan warga sekolah untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin memburuk. (MR)