DPRD Kalteng Dorong PLN Bangun Pembangkit Listrik di Kalimantan Tengah

DPRD Kalteng Dorong PLN Bangun Pembangkit Listrik di Kalimantan Tengah
Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw saat ditemui di Gedung DPRD Kalimantan Tengah, Senin petang (27/7/2026).

Palangka Raya, berita4terkini.com – Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hero Harapanno Mandouw, meminta PT PLN (Persero) mulai merencanakan pembangunan pembangkit listrik di wilayah Kalimantan Tengah.

Menurut Hero, dengan wilayah Kalteng yang luas serta memiliki potensi sumber daya yang memadai, sudah saatnya daerah tersebut memiliki pembangkit listrik sendiri untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Hal itu disampaikan Hero kepada awak media di Gedung DPRD Kalimantan Tengah, Senin petang (27/7/2026).

“Dengan luas daerah yang cukup besar dan memiliki potensi yang memadai, sudah saatnya Kalimantan Tengah dapat memiliki pembangkit listrik tersendiri, baik tenaga air, uap, dan lainnya,” ujar Hero.

Legislator Fraksi Demokrat DPRD Kalteng tersebut menilai pembangunan pembangkit listrik mandiri penting dilakukan agar Kalimantan Tengah tidak terus bergantung pada pasokan listrik dari luar daerah.

Ia menyebut, hingga saat ini pasokan listrik di Kalimantan Tengah masih mengandalkan pembangkit yang berada di wilayah Riam Kanan dan Asam-Asam, yang keduanya berada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kalteng Gelar RDP Bahas Hasil RUPS Tahun Buku 2025

“PLN perlu memikirkan bahwa dengan luas daerah yang cukup besar, sangat dimungkinkan Kalimantan Tengah dapat memiliki pembangkit listrik tersendiri agar tidak mengandalkan dari luar daerah kembali,” katanya.

Hero berharap, adanya pembangkit listrik yang berada di wilayah Kalimantan Tengah nantinya dapat memperkuat ketahanan dan keandalan pasokan listrik di daerah.

Menurutnya, ketersediaan pembangkit listrik sendiri juga diharapkan mampu mencegah terulangnya pemadaman listrik bergilir yang selama ini dinilai cukup mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.

“Dengan adanya pembangkit listrik tersendiri, nantinya pasokan listrik di Kalimantan Tengah dapat terjaga dengan baik sehingga tidak terjadi kembali pemadaman listrik bergilir yang cukup mengganggu berbagai aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (MA)