Tomy Irawan Dorong Disbudpar Kalteng Lebih Agresif Promosikan Wisata, Digitalisasi hingga Event Daerah Jadi Kunci

Tomy Irawan Dorong Disbudpar Kalteng Lebih Agresif Promosikan Wisata, Digitalisasi hingga Event Daerah Jadi Kunci
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran

Palangka Raya, berita4terkini.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah (Kalteng) didorong untuk terus berinovasi dalam mempromosikan potensi wisata daerah. Penguatan promosi digital hingga penyelenggaraan berbagai event dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas daya tarik pariwisata Kalteng.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, mengatakan momentum pengembangan sektor pariwisata harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, promosi tidak cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi perlu dikemas lebih kreatif dan melibatkan berbagai pihak.

“Saya harap Disbudpar Kalteng bisa terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan wisata daerah. Ini merupakan momentum yang baik untuk membangun citra Kalteng,” kata Tomy, Senin (22/6/2026).

Ia menilai, platform digital memiliki peran strategis dalam mengenalkan destinasi wisata Kalteng kepada masyarakat yang lebih luas. Potensi wisata yang besar, menurutnya, harus dibarengi dengan strategi promosi yang mampu menjangkau wisatawan di tengah perubahan pola pencarian informasi dan perjalanan wisata.

“Promosi melalui platform digital perlu terus diperkuat agar destinasi wisata di Kalimantan Tengah semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Selain promosi digital, Tomy juga mendorong pemerintah daerah untuk memperbanyak dan memperkuat penyelenggaraan event daerah. Agenda budaya, seni, maupun kegiatan pariwisata lainnya dinilai dapat menjadi magnet baru untuk mendatangkan wisatawan sekaligus memperkenalkan karakter dan kekayaan lokal Kalteng.

Baca Juga :  Anggota Komisi I DPRD Kalteng Harapkan Seluruh Masyarakat dapat Merasakan Pembangunan yang Merata

Namun, promosi yang masif harus berjalan beriringan dengan pembenahan destinasi. Ia mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas objek wisata, terutama dari sisi sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan dasar pengunjung.

“Melengkapi sarana dan prasarana di objek wisata juga tidak kalah penting karena akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan meningkatkan daya tarik destinasi,” lanjutnya.

Menurut Tomy, sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Jika dikelola secara serius, dikembangkan secara berkelanjutan, dan dipromosikan dengan strategi yang tepat, pariwisata tidak hanya memperkuat citra daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap capaian yang telah diraih sektor pariwisata Kalteng selama ini dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan. Persaingan antar daerah dalam menarik wisatawan semakin kuat sehingga Kalteng perlu memiliki keunggulan yang mampu membedakannya dari daerah lain.

“Ke depan kita berharap capaian yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan sehingga Kalteng semakin dikenal sebagai tujuan wisata unggulan,” pungkasnya. (MA)