Peran Strategis Generasi Muda dalam Pembangunan Indonesia, Faridawaty: Harus Jadi Penggerak Perubahan

Palangka Raya, berita4terkini.com – Generasi muda kini berada di garis depan dalam menentukan masa depan Indonesia. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan persaingan global, pemuda dituntut tidak sekadar menjadi penonton, melainkan tampil sebagai motor penggerak pembangunan dengan ide, kreativitas, dan inovasi.
Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia saat ini menjadi faktor kunci dalam menentukan arah kemajuan bangsa ke depan. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas generasi muda harus menjadi prioritas bersama.
Menurutnya, peluang yang dimiliki generasi muda saat ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Akses pendidikan yang semakin luas, perkembangan teknologi informasi, serta pertumbuhan berbagai sektor ekonomi membuka ruang bagi pemuda untuk berkontribusi secara nyata.
“Pemuda harus berani mengambil peran sebagai pelaku pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa,” ujar Faridawaty.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kalteng I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu menilai bahwa semangat perjuangan generasi muda harus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Ia menjelaskan bahwa bentuk perjuangan saat ini tidak lagi identik dengan perlawanan fisik, melainkan diwujudkan melalui prestasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, olahraga, hingga seni budaya dan kegiatan sosial yang berdampak positif.
“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang berintegritas, berkarakter kuat, berpikir kritis, dan peduli terhadap lingkungan. Mereka inilah yang akan menentukan kualitas Indonesia di masa depan,” tegasnya.
Sebagai Srikandi Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah. Ia menyebut Kalimantan Tengah memiliki potensi besar yang perlu didorong oleh kontribusi generasi muda, baik di sektor pertanian, pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun pelestarian lingkungan.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki energi dan ide-ide segar.
Selain itu, Faridawaty mengingatkan agar pemuda mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak. Ia menekankan bahwa perkembangan digital harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas jaringan, serta menciptakan peluang usaha.
“Teknologi harus menjadi alat untuk kemajuan, bukan justru menjadi sumber perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak benar,” ujarnya.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalimantan Tengah itu optimistis generasi muda Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, selama terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat.
“Pemuda adalah aset terbesar bangsa. Dengan pendidikan yang baik, karakter kuat, serta kesempatan berkembang, Indonesia akan memiliki fondasi kokoh untuk menjadi negara maju,” katanya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan.
Menutup pernyataannya, Faridawaty menyebut bahwa momentum refleksi kebangsaan yang diperingati setiap tahun harus menjadi pengingat akan pentingnya kontribusi generasi muda dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa.
“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. Masa depan Indonesia ada di tangan mereka,” pungkasnya. (MA)







