KORPRI Barito Utara Salurkan 4.320 Botol Air Mineral untuk Petugas Karhutla

MUARA TEWEH, berita4terkini.com – Dukungan terhadap para petugas yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Barito Utara terus mengalir. Salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) KORPRI Barito Utara yang menyalurkan bantuan sosial berupa 4.320 botol air mineral kepada sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla, Sabtu (19/9/2026).
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi petugas yang harus bekerja di tengah kondisi panas, asap, serta berbagai keterbatasan selama menjalankan tugas pemadaman.
“Kami dari DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi kepedulian DPK KORPRI yang memberikan dukungan langsung kepada para petugas karhutla. Bantuan seperti ini memang sederhana, tetapi sangat dibutuhkan oleh rekan-rekan yang bekerja di lapangan,” ujar H Taufik Nugraha.
Ia menilai, air mineral merupakan salah satu kebutuhan penting bagi petugas selama menjalankan tugas penanganan karhutla. Terlebih, kondisi cuaca yang panas serta aktivitas pemadaman yang dapat berlangsung cukup lama membuat kebutuhan terhadap air minum menjadi semakin penting.
Taufik juga mengapresiasi penyaluran bantuan yang menyasar sejumlah unsur yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla. Bantuan tersebut diberikan kepada BPBD Barito Utara, Damkar Mart Barito Utara, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Trahean.
“Ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kebersamaan. Tidak hanya pemerintah dan petugas, tetapi juga dukungan dari organisasi dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurut Taufik, semangat gotong royong harus terus diperkuat dalam menghadapi ancaman karhutla. Upaya penanganan, kata dia, tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi harus diiringi dengan langkah pencegahan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“Kita berharap bantuan ini dapat menambah semangat para petugas. Yang tidak kalah penting adalah masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar,” ujar Taufik.
Ia juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api. Dengan laporan dan penanganan sedini mungkin, potensi kebakaran meluas dapat ditekan.
“Kita harus bersama-sama menjaga Barito Utara dari ancaman karhutla. Pemerintah, petugas, dunia usaha, organisasi dan masyarakat harus saling mendukung,” pungkasnya. (Ra)







