Kolaborasi Antardaerah Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Kalteng

Palangka Raya, berita4terkini.com – Pembangunan yang merata di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan masing-masing daerah. Kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan kota menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, menilai kerja sama antardaerah perlu diarahkan pada langkah dan program yang konkret. Menurutnya, sinergi tidak boleh berhenti pada koordinasi administratif, tetapi harus menghasilkan program yang saling menguatkan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kolaborasi antarwilayah akan memperkuat pembangunan dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat. Setiap daerah punya potensi berbeda. Jika disinergikan, hasilnya akan jauh lebih optimal dibanding berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya, kemarin.
Ia mengatakan, banyak sektor memiliki peluang untuk berkembang lebih cepat apabila dikelola melalui kerja sama yang berkelanjutan. Potensi pertanian, perkebunan, perdagangan, pariwisata hingga usaha mikro di masing-masing daerah dapat saling melengkapi.
Sinergi tersebut, lanjut Sengkon, tidak hanya berpotensi memperluas pasar bagi produk lokal, tetapi juga menciptakan ruang bagi masuknya investasi baru. Dengan dukungan antardaerah, potensi yang sebelumnya berjalan sendiri dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar.
Di sisi lain, koordinasi yang erat antarpemerintah daerah juga dinilai dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis. Pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi membutuhkan perencanaan yang tidak terfragmentasi oleh batas wilayah administratif.
“Kerja sama yang baik akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menguatkan sektor ekonomi daerah. Sinergi yang kuat menciptakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Sengkon menegaskan, keberhasilan kolaborasi tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah. DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga komitmen bersama. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar pembangunan dapat berjalan beriringan tanpa mengesampingkan karakter dan potensi lokal setiap daerah.
Ia optimistis penguatan kerja sama antardaerah akan semakin meningkatkan daya saing Kalteng dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ketika potensi daerah dikelola secara terpadu, peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pun semakin terbuka.
“Jika kolaborasi terus berkembang, peluang pertumbuhan ekonomi akan semakin luas. Sekaligus memperkuat posisi daerah dalam menarik investasi dan menciptakan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sengkon. (Red)







