DPRD Gunung Mas Minta Ruang Rawat Anak RSUD Kuala Kurun Dibenahi

DPRD Gunung Mas Minta Ruang Rawat Anak RSUD Kuala Kurun Dibenahi
PARIPURNA : Anggota DPRD Kabupaten Gumas Yulius Agau (ujung kanan) ketika menghadiri rapat paripurna DPRD setempat, belum lama ini.

Kuala Kurun, Berita4terkini.com – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Yulius Agau, meminta pembenahan pelayanan kesehatan menjadi perhatian, terutama di RSUD Kuala Kurun dan sejumlah puskesmas di wilayah tersebut.

Yulius mengatakan, pembenahan ruang rawat anak di RSUD Kuala Kurun perlu diprioritaskan. Perbaikan tidak hanya menyangkut fasilitas, tetapi juga aspek kebersihan dan kenyamanan pasien.

“Kami meminta RSUD Kuala Kurun memprioritaskan pembenahan ruang rawat anak, baik itu dari aspek kebersihan maupun kenyamanan fasilitas, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yulius, Selasa (25/8/2026).

Selain rumah sakit, Yulius juga menyoroti kondisi sejumlah puskesmas yang masih mengalami kekosongan dokter definitif.

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas melakukan pengawasan secara ketat dan memastikan kebutuhan tenaga medis di puskesmas segera terpenuhi.

“Dinas kesehatan juga harus secara rutin mengevaluasi standar operasional puskesmas yang melayani rawat inap, namun memiliki keterbatasan tenaga dokter,” katanya.

Baca Juga :  Dewan Minta Perangkat Daerah tidak Penuhi Target PAD Harus Dievaluasi

Menurut dia, keterbatasan dokter di puskesmas yang memberikan layanan rawat inap perlu mendapat perhatian serius agar tidak memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Yulius juga meminta Dinas Kesehatan memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap instalasi farmasi di setiap puskesmas.

Hal itu dinilai penting untuk memastikan perencanaan, pengelolaan, dan pelaporan stok obat berjalan tertib.

“Dengan demikian, potensi kekosongan obat dapat dideteksi dan dicegah lebih dini sebelum berdampak terhadap pasien,” jelas politikus Partai Perindo tersebut.

Tak hanya itu, Yulius meminta sistem dokter penanggung jawab atau dokter on call di puskesmas benar-benar diterapkan secara efektif di lapangan.

Menurutnya, sistem tersebut harus mampu menjamin pasien tetap mendapatkan penanganan yang tepat tanpa mengorbankan keselamatan dan kualitas pelayanan kesehatan.

“Semua upaya yang dilakukan itu demi meningkatkan mutu pelayanan maupun derajat kesehatan masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” tandasnya. (red/mr)