Bupati Kapuas HM Wiyatno Pimpin Rakor Lanjutan Rencana Pembangunan Jembatan Menuju Desa Lawang Kamah

Bupati Kapuas HM Wiyatno Pimpin Rakor Lanjutan Rencana Pembangunan Jembatan Menuju Desa Lawang Kamah
Bupati Kapuas HM Wiyatno saat menyampaikan arahannya. (foto : Ist)

Kuala Kapuas, berita4terkini.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan bahwa luas wilayah Kabupaten Kapuas yang mencapai kurang lebih 17.400 km² menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan terkait rencana pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, Dilaksanakan di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jumat (17/4/2026).

“Beberapa waktu lalu terjadi kebakaran musibah di wilayah tersebut, dan saat kita berkunjung ke sana, kondisi akses jalan menjadi perhatian serius. Ini menjadi pembicaraan kita bersama,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, meski terdapat keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Kapuas tetap berkomitmen untuk memperhatikan pembangunan di wilayah tersebut. Namun demikian, pihaknya juga mengapresiasi kesiapan para investor yang bersedia berkontribusi membantu pembangunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para investor yang siap membantu. Silakan diskusikan terkait desainnya, apakah menggunakan kayu log, balok ulin, atau bahkan beton permanen. Yang terpenting akses ini bisa segera digunakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar pembangunan jembatan tersebut dapat segera direalisasikan dalam waktu yang relatif singkat, mengingat panjang penanganan yang tidak terlalu besar. “Kalau hanya sekitar 400 meter dan menggunakan alat berat, saya kira tidak sampai seminggu bisa selesai. Saya berharap dalam dua bulan ini sudah bisa terealisasi, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Peringati PID Tahun 2025, RSUD Kapuas Lakukan Edukasi Kesehatan

Bupati juga menekankan pentingnya peran serta perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung aksesibilitas masyarakat.

“Silakan berinvestasi di Kapuas, kami tidak pernah ikut serta. Namun kami berharap hal-hal seperti ini juga menjadi perhatian bersama, karena akses ini tidak hanya digunakan masyarakat, tetapi juga mungkin oleh karyawan perusahaan itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis wilayah Desa Lawang Kamah relatif lebih mudah dibandingkan daerah pasang surut, sehingga diharapkan proses pembangunan dapat dilakukan dengan lebih sederhana namun tetap berkualitas dan layak digunakan.

“Yang penting hasilnya maksimal dan dapat digunakan masyarakat dengan baik. Ini bentuk keadilan pembangunan agar masyarakat di pedalaman juga bisa merasakan perhatian pemerintah,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Bupati kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut, seraya berharap kolaborasi ini dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lawang Kamah dan sekitarnya.

Hadir dalam rakor tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas Teguh Yunianto, serta mewakili lima perusahaan swasta, yakni PT Daya Sakti, PT Asmin Bara Bronang, PT Telent Orbit Prima, dan PT Suprabari Mapanindo Mineral, yang tergabung dalam rencana konsorsium untuk mendukung pembangunan infrastruktur. (NN)