Ketua MPC PP Palangka Raya Dorong Kolaborasi Lindungi Orangutan dari Dampak Karhutla

Ketua MPC PP Palangka Raya Dorong Kolaborasi Lindungi Orangutan dari Dampak Karhutla
Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Palangka Raya, Bush Valentino.

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kelangsungan hidup satwa liar.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino.

Bush mengapresiasi langkah jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan yang terus melakukan upaya pengendalian karhutla di lapangan.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api. Dampak kebakaran terhadap lingkungan dan habitat satwa juga perlu menjadi perhatian.

Salah satu satwa yang dinilai rentan terdampak adalah orangutan. Kebakaran hutan dapat menyebabkan satwa tersebut kehilangan habitat dan sumber makanan.

“Jajaran Kodam, Polda, pemerintah daerah, dan para relawan sudah bekerja keras di lapangan. Kami mendukung upaya tersebut, termasuk bagaimana orangutan dan satwa lainnya bisa diselamatkan dari dampak karhutla,” ujar Bush.

Dia menilai persoalan karhutla tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, serta relawan untuk mempercepat penanganan titik-titik api.

Bush juga mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada petugas yang saat ini berada di lapangan. Menurutnya, dukungan masyarakat dibutuhkan karena proses penanganan kebakaran menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menjangkau lokasi yang sulit diakses.

Baca Juga :  HUT RI ke-81, ATR/BPN Ubah Layanan Pertanahan: Balik Nama Ditargetkan 10 Hari

“Kita berharap semua pihak bisa bersatu dan saling mendukung agar karhutla segera tertangani dengan baik. Bravo untuk Polda Kalteng, TNI, terkebih pada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh relawan yang terus berjuang di lapangan,” katanya.

Selain mempercepat pemadaman, Bush meminta perlindungan terhadap ekosistem tetap menjadi bagian dari penanganan karhutla.

Menurut dia, hutan merupakan habitat penting bagi berbagai satwa endemik Kalimantan. Karena itu, kerusakan kawasan hutan akibat kebakaran berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap keseimbangan ekosistem.

“Kita tidak hanya berbicara soal api yang harus dipadamkan, tetapi juga bagaimana lingkungan dan satwa yang ada di dalamnya bisa tetap terlindungi,” ucapnya.

Bush berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat terus diperkuat hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.

Dia juga berharap penanganan karhutla dapat segera membuahkan hasil sehingga keselamatan masyarakat terjaga, kerusakan lingkungan dapat ditekan, dan satwa liar seperti orangutan tidak semakin kehilangan habitatnya. (red/MR)