Ayam Jago Selamat dari Lilitan Piton, Warga dan Tim Rescue Berpacu dengan Waktu di Palangka Raya

Ayam Jago Selamat dari Lilitan Piton, Warga dan Tim Rescue Berpacu dengan Waktu di Palangka Raya
Relawan kemanusian dari Rescue BPK Kamboja Palangka Raya saat evakuasi seekor ular piton. (ist)

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Suara gaduh dari kandang ayam di depan rumah membuat seorang warga di Jalan Nyai Balau, simpang Jalan Ranying Suring, Kota Palangka Raya, curiga. Saat diperiksa, seekor ayam jago kesayangannya ternyata tengah berjuang lepas dari lilitan ular piton sepanjang sekitar empat meter yang menggantung di rangka atap kandang, Rabu (10/6/2026).

Temuan itu sontak membuat pemilik kandang panik. Ia kemudian meminta bantuan Tim Rescue BPK Kamboja untuk mengevakuasi reptil berukuran besar tersebut sebelum memangsa ternaknya.

Inspektur Ahli Muda Kebakaran BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan laporan segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Saat tiba, ular masih melilit ayam jago di bagian atas kandang,” ujar Sucipto.

Menurut pemilik kandang, kemunculan ular piton di sekitar lingkungan rumah bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, ular serupa disebut sudah beberapa kali masuk ke area kandang ternak miliknya.

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Posisi kandang yang berada sangat dekat dengan saluran sungai pengeringan membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati. Jika lengah sedikit saja, ular berpotensi menjatuhkan diri ke sungai dan menghilang.

Baca Juga :  Mobil Diduga Pengangkut BBM Terbakar di Palangka Raya

Sejumlah personel kemudian membagi tugas. Ada yang fokus mengamankan bagian kepala ular, sementara anggota lainnya menahan tubuh piton yang masih melilit rangka atap kandang.

Selain petugas, warga sekitar turut membantu memberikan penerangan dan menjaga area sekitar agar proses penyelamatan berjalan aman.

Butuh waktu sekitar satu jam hingga ular akhirnya berhasil dilepaskan dari kandang dan diamankan ke dalam karung. Setelah situasi dinyatakan aman, reptil tersebut dibawa untuk dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman.

Meski sempat membuat warga khawatir, kejadian itu berakhir tanpa korban. Ayam jago yang menjadi sasaran lilitan ular berhasil diselamatkan, sementara warga sekitar merasa lega setelah ancaman tersebut berhasil ditangani.

“Yang terpenting tidak ada korban dan situasi bisa dikendalikan dengan aman,” kata Sucipto. (red)