Nelayan Hilang di Sungai Kapuas Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Pencarian

Nelayan Hilang di Sungai Kapuas Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Pencarian
Jenasah korban saat di evakuasi Tim SAR Gabungan. (ist)

Kapuas, Berita4terkini.com – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Roman (41) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (22/5/2026) sore.

Korban ditemukan sekitar enam kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh ke sungai. Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban setelah menerima laporan dari warga yang melihat tubuh korban mengapung di aliran Sungai Kapuas.

Koordinator lapangan Basarnas, Indra, menjelaskan proses pencarian pada hari kedua dilakukan dengan memperluas area penyisiran di sejumlah titik sungai menggunakan perahu karet dan jalur darat di bantaran sungai.

“Informasi dari warga kami terima sekitar pukul 15.57 WIB. Setelah itu tim bergerak menuju lokasi dan langsung melakukan evakuasi korban,” ungkapnya.

Baca Juga :  1.449 Peserta Seleksi Penerimaan Anggota Polri Ikuti Tes Psikologi di Polda Kalteng

Usai dievakuasi, jenazah Roman kemudian dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, korban diketahui pergi mencari ikan seorang diri menggunakan perahu. Beberapa waktu kemudian, warga menemukan perahu korban tanpa keberadaan pemiliknya sehingga memicu dugaan korban tercebur ke sungai.

Pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, TNI, Polri, BPBD Kapuas, relawan hingga masyarakat sekitar.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel dan warga yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi kami tutup,” ujarnya. (red/nn)