Musrenbang Kapuas Timur Digelar, Legislator Tak Hadir

KUALA KAPUAS, Berita4terkini.com – Pemerintah Kecamatan Kapuas Timur menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang berlangsung di Aula Kantor Desa Anjir Mambulau Barat, Kamis (15/1/2026).
Musrenbang tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas dan dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), sejumlah kepala SKPD, Camat Kapuas Timur Eko Darma Putra beserta jajaran, Kapolsek Kapuas Timur, Danramil setempat, para kepala desa, Ketua BPD, pendamping desa, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemuda.
Dalam forum tersebut, dari tujuh desa di Kecamatan Kapuas Timur tercatat sebanyak 133 usulan pembangunan, dengan 86 usulan di antaranya berada pada bidang infrastruktur.
Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kapuas Timur, Suhardi, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Kapuas. Namun demikian, ia menyayangkan tidak hadirnya anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5.
“Sayangnya, tidak satu pun anggota DPRD Kapuas dari Dapil 5 hadir dalam Musrenbang Kecamatan Kapuas Timur,” ujar Suhardi melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/1/2026).
Suhardi menekankan bahwa kondisi infrastruktur di Kapuas Timur sangat membutuhkan perhatian serius, terutama Jalan Kali Anjir Serapat di Desa Anjir Mambulau Timur yang mengalami kerusakan parah dan menjadi satu-satunya akses masyarakat.
Selain itu, peningkatan badan jalan dari Jembatan Anjir Serapat Km 1 hingga Km 9 yang melintasi lima desa juga diharapkan menjadi prioritas karena akan menjadi jalur utama warga.
Ia juga menyoroti belum terealisasinya empat desa persiapan di Kecamatan Kapuas Timur, meskipun Peraturan Bupati terkait pemekaran desa telah terbit sejak Mei 2025.
“Dengan pemekaran desa, pembangunan akan lebih cepat dan merata,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur, Suhardi menilai peningkatan keterampilan masyarakat melalui pelatihan kerja serta pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang terlatih juga sangat penting, mengingat Kapuas Timur kerap dilanda kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.
Ia turut berharap agar Taman Gerbang Masuk Kalimantan Tengah di Anjir Serapat Km 14 mendapat perhatian karena selama ini terkesan terbengkalai.
“Harapan kami, seluruh prioritas pembangunan Kapuas Timur dapat terwujud demi mendukung Kabupaten Kapuas Bersinar,” tutup Suhardi. (NN)







