Wakapolda Kalteng Ingatkan Personel Jauhi Pelanggaran, Minta Polisi Lebih Dekat dengan Warga

Wakapolda Kalteng Ingatkan Personel Jauhi Pelanggaran, Minta Polisi Lebih Dekat dengan Warga
Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha.

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Yosi Muhamartha mengingatkan seluruh personel untuk menjaga profesionalitas dan menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama institusi Polri.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Senin (8/6/2026). Apel diikuti para pejabat utama serta personel di lingkungan Polda Kalteng.

Dalam arahannya, Yosi menegaskan bahwa profesionalitas tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari sikap dan tanggung jawab setiap anggota dalam bekerja.

“Profesional bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga integritas, etika, dan tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan,” ujarnya.

Memasuki Bulan Bakti kepada Masyarakat dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80, Yosi meminta seluruh jajaran lebih aktif hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Fokus Kelancaran Lalu Lintas di Titik Rawan Kepadatan Akhir Pekan

Ia mendorong pelaksanaan kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Pendekatan humanis dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk membangun kepercayaan publik.

Selain itu, Wakapolda menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dilakukan anggota. Ia mengingatkan bahwa kesalahan individu dapat berdampak pada citra institusi secara keseluruhan.

“Setiap anggota harus menjauhi segala bentuk pelanggaran. Sanksi tegas akan diberikan kepada yang melanggar karena satu kesalahan bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Yosi meminta seluruh personel terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan kehadiran polisi saat masyarakat membutuhkan bantuan.

“Masyarakat adalah mitra Polri. Kepercayaan publik harus dijaga melalui pelayanan yang baik, kehadiran yang nyata, dan kemampuan memberikan rasa aman,” katanya. (red/mr)