Patroli Presisi Ditsamapta Kawal Malam Imlek 2026, Situasi Palangka Raya Tetap Terkendali

Patroli Presisi Ditsamapta Kawal Malam Imlek 2026, Situasi Palangka Raya Tetap Terkendali

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah mengintensifkan patroli cipta kondisi guna mengawal perayaan malam Tahun Baru Imlek 2026 di wilayah Palangka Raya, Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, aksi premanisme, maupun gangguan lainnya yang dapat mengusik jalannya ibadah.

Direktur Samapta Polda Kalteng, Kombes Pol Viddy Dasmasela, melalui Danton Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) Ipda Krisnoadi, menegaskan bahwa patroli rutin ditingkatkan sebagai langkah preventif pada momentum hari besar keagamaan.

“Momentum Imlek biasanya diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat, baik di rumah ibadah maupun ruang publik. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ipda Krisnoadi.

Baca Juga :  Dukung Perwira Polri Presisi, Akpol 98 Bangun Fasilitas Representatif di Kampus Bhayangkara

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara humanis dengan pendekatan dialogis kepada warga, namun tetap tegas apabila ditemukan potensi pelanggaran hukum. Personel juga menyambangi sejumlah rumah ibadah untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan lancar.

Dari hasil patroli hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh titik pemantauan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun tindak pidana yang mengganggu jalannya perayaan.

Ditsamapta Polda Kalteng memastikan kegiatan patroli preventif akan terus digencarkan, baik siang, sore, maupun malam hari, sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama terciptanya situasi yang damai dan harmonis,” pungkasnya. (red)