Komisi II DPR Sepakati Pagu Anggaran ATR/BPN 2027 Rp10,75 Triliun

Komisi II DPR Sepakati Pagu Anggaran ATR/BPN 2027 Rp10,75 Triliun
Foto: Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI. (ist)

Jakarta, Berita4terkini.com – Komisi II DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tahun anggaran 2027 sebesar Rp10,758 triliun.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan dan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) Tahun 2027 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (16/9).

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengatakan pagu indikatif Kementerian ATR/BPN sebelumnya mencapai Rp10,608 triliun.

Menurut dia, terdapat tambahan Rupiah Murni sebesar Rp150 miliar untuk mendukung percepatan penataan ruang.

“Pagu indikatif semula sebesar Rp10,608 triliun. Setelah terdapat tambahan Rupiah Murni sebesar Rp150 miliar untuk percepatan penataan ruang, khususnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan Online Single Submission (OSS), pagu anggaran 2027 menjadi Rp10,758 triliun,” kata Ossy.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung program dukungan manajemen, penyelenggaraan penataan ruang, serta pengelolaan dan pelayanan pertanahan.

Kementerian ATR/BPN menyiapkan sejumlah target output prioritas nasional pada 2027.

Untuk penataan ruang, pemerintah menargetkan penyusunan 256 dokumen Persetujuan Substansi RDTR kabupaten/kota.

Di sektor pertanahan, target sertifikasi hak atas tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mencapai 3.208.472 bidang.

Selain itu, Redistribusi Tanah ditargetkan sebanyak 105.600 bidang. Kementerian ATR/BPN juga menargetkan pemberian akses Reforma Agraria kepada 180.000 kepala keluarga.

Baca Juga :  Menangkal Ancaman Siber di Era Digital Ala Relawan Perisai Prabowo

Dalam rapat tersebut, Kementerian ATR/BPN turut mengusulkan tambahan pagu anggaran sebesar Rp3,385 triliun.

Ossy mengatakan tambahan tersebut dibutuhkan untuk mendukung pencapaian target prioritas, kebutuhan operasional, percepatan penataan ruang, serta program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami mohon dukungan Komisi II DPR RI agar kebutuhan tambahan tersebut dapat memperkuat pencapaian target prioritas, pemenuhan kebutuhan operasional, percepatan penataan ruang, serta dukungan program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujarnya.

Setelah pembahasan, Komisi II DPR RI menyepakati penetapan dan penyesuaian pagu anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2027.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima membacakan persetujuan pagu anggaran tersebut untuk ditetapkan sebagai pagu alokasi anggaran atau pagu definitif tahun 2027.

“Komisi II DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2027 sebesar Rp10.758.191.532.000 untuk ditetapkan sebagai pagu alokasi anggaran (pagu definitif) tahun 2027,” kata Aria.

RDP tersebut diikuti sejumlah kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerja Komisi II DPR RI. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN turut hadir dalam rapat tersebut. (red)