DPRD Kalteng, Pangdam, Kapolda, dan Sekretaris DPRD terima Audiensi Aliansi REFORMATI dan Mahasiswa

DPRD Kalteng, Pangdam, Kapolda, dan Sekretaris DPRD terima Audiensi Aliansi REFORMATI dan Mahasiswa

Palangka Raya, berita4terkini.com – Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama Pangdam XII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, dan Sekretaris DPRD, menerima audiensi dari Aliansi Reformasi Militer Indonesia (REFORMATI) dan sejumlah elemen mahasiswa di kantor DPRD Kalteng, Selasa (14/4/2026).

Audiensi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap Andrie Yunus, korban penyiraman air keras yang hingga kini masih menuntut keadilan atas kasus yang menimpanya.

Aliansi Reformati menyampaikan aspirasi serta desakan agar kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dapat segera diselesaikan secara transparan dan adil. Mereka mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas pelaku dan motif di balik kejahatan tersebut, serta memastikan korban mendapatkan hak-haknya.

Perwakilan mahasiswa dalam orasinya menyoroti lambatnya penanganan kasus ini dan meminta komitmen dari pihak kepolisian dan militer untuk mempercepat proses hukum.

Mereka juga berharap DPRD Kalteng dapat menjadi jembatan aspirasi antara masyarakat dan instansi terkait.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Laksanakan Rapur ke-6 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025

Menanggapi hal tersebut, salah satu pimpinan DPRD Kalteng menyatakan bahwa pihaknya memahami dan merasakan keprihatinan atas kasus yang menimpa Andrie Yunus.

“Kami akan menyampaikan aspirasi ini untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan optimal dan seadil-adilnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam XII/Tambun Bungai dan Kapolda Kalteng yang turut hadir dalam audiensi tersebut memberikan penjelasan mengenai progres penanganan kasus. Mereka menegaskan komitmen institusi masing-masing untuk menuntaskan kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan menutup-nutupi dan akan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat, demi terciptanya keadilan bagi korban,” ucap Kapolda.

Sekretaris DPRD Kalteng juga turut mencatat semua poin aspirasi yang disampaikan oleh Aliansi REFORMATI dan elemen mahasiswa.

Pihaknya memastikan bahwa setiap masukan akan diteruskan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menjadi perhatian serius. Audiensi berjalan aman dan kondusif, diakhiri dengan harapan bersama agar keadilan segera berpihak kepada Andrie Yunus. (MA/DPRD Kalteng)