Dirjen PHPT ATR/BPN Tekankan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Penjaga Disiplin SOP

Dirjen PHPT ATR/BPN Tekankan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Penjaga Disiplin SOP

Yogyakarta, Berita4terkini.com – Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Asnaedi, menegaskan bahwa fungsi tata usaha memegang peranan strategis dalam memastikan standar operasional prosedur (SOP) layanan pertanahan dijalankan secara konsisten dan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan Asnaedi saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN yang digelar di Yogyakarta, Senin (22/12/2025). Ia menilai, tata usaha tidak boleh dipahami sebatas urusan administratif, melainkan sebagai instrumen pengendalian internal yang krusial dalam menjaga kualitas layanan publik.

Menurutnya, seluruh mekanisme pelayanan pertanahan sejatinya telah memiliki regulasi, alur, serta standar waktu yang jelas. Namun, persoalan kerap muncul ketika pengawasan terhadap pelaksanaan SOP di setiap tahapan proses belum dilakukan secara maksimal.

“Ketika pengendalian SOP melemah, akan muncul pembiaran yang berujung pada turunnya disiplin kerja. Ini tentu berisiko menggerus prinsip kepastian hukum dan keadilan dalam pelayanan,” ujar Asnaedi.

Baca Juga :  Dipimpin Menteri Nusron, Kementrian ATR/BPN mencanangkan GEMAPATAS

Ia menambahkan, perbedaan pemahaman antara petugas front office dan back office dalam menangani berkas permohonan harus dihindari. Ketidaksamaan penilaian yang tidak berlandaskan aturan berpotensi memperlambat proses layanan dan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, tata usaha dinilai memiliki posisi sentral untuk menjembatani dan memastikan seluruh unit kerja berjalan dalam satu koridor yang sama. Dengan demikian, pelayanan tidak bergantung pada subjektivitas individu, melainkan sepenuhnya berpijak pada ketentuan yang berlaku.

Rakernis Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN ini juga diarahkan untuk menyatukan persepsi seluruh jajaran dalam rangka mendukung pencapaian target kinerja tahun 2026. Seluruh Kepala Bagian Tata Usaha dari berbagai unit kerja dihadirkan secara langsung guna memperkuat komitmen bersama.

Selain Dirjen PHPT, kegiatan tersebut turut diisi dengan paparan dan arahan dari para Inspektur Wilayah. Sejumlah Staf Ahli serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN juga tampak mengikuti rangkaian Rakernis Sekretariat Jenderal tahun 2025 ini. (red/foto:ist)

You cannot copy content of this page