Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Pemko Palangka Raya Kantongi BB SAKIP dan WBK untuk DPMPTSP

Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Pemko Palangka Raya Kantongi BB SAKIP dan WBK untuk DPMPTSP
ISTIMEWA

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Upaya reformasi birokrasi yang dijalankan Pemerintah Kota Palangka Raya membuahkan hasil positif. Pada tahun 2025, Pemko Palangka Raya sukses meraih predikat BB (Sangat Baik) dalam Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Pada kesempatan yang sama, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya juga dianugerahi penghargaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara SAKIP dan Zona Integritas Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Evaluasi SAKIP merupakan bagian dari penilaian nasional terhadap kualitas manajemen kinerja instansi pemerintah, mulai dari perencanaan program, penganggaran, hingga pelaporan hasil. Melalui evaluasi ini, pemerintah pusat mendorong instansi agar lebih fokus pada pencapaian hasil dan dampak kebijakan.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB, Erwan Agus Purwanto, menyampaikan bahwa integrasi antara perencanaan dan penganggaran menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan transparan.

Selain itu, pembangunan Zona Integritas bertujuan memperkuat budaya kerja yang bersih dan profesional di setiap unit pelayanan publik. Penghargaan WBK yang diraih DPMPTSP Palangka Raya menjadi indikator keberhasilan dalam membangun sistem pelayanan yang transparan serta minim praktik penyimpangan.

Baca Juga :  Akhmad Husain: Jadikan Palangka Raya Kota Berprestasi dan Berdaya Saing

Menteri PANRB, Rini Widyantini, menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan reformasi birokrasi agar kepercayaan publik terhadap pemerintah terus meningkat.

Menanggapi capaian tersebut, Wali Kota Palangka Raya menyebut bahwa peningkatan dari predikat B menjadi BB merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan sistem manajemen kinerja.

“Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi tentang komitmen kami memastikan setiap program dan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, ke depan Pemko Palangka Raya akan terus mendorong inovasi pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik.

Dengan capaian ini, Palangka Raya semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menjalankan reformasi birokrasi dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (mr)