Plt Sekda : Pelaksanaan GPM untuk Jaga Stabilisasi Harga Jelang Hari Besar Keagamaan

Plt Sekda : Pelaksanaan GPM untuk Jaga Stabilisasi Harga Jelang Hari Besar Keagamaan
Plt. Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan laporannya. (Foto : Ist)

Palangka Raya, berita4terkini.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 sekaligus Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri yang digelar di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (12/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Plt. Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan Presiden untuk Kalimantan Tengah pada periode Februari–Maret 2026 mencapai 205.140 paket, dengan sekitar 18 ribu lebih paket dialokasikan untuk Kota Palangka Raya.

“Hari ini kita juga melaksanakan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilisasi harga menjelang hari besar keagamaan. Berbagai komoditas disediakan dengan harga di bawah pasar, seperti beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, ikan segar, hingga berbagai produk UMKM,” jelas Leonard.

Baca Juga :  Hadiri Pelatihan Dasar Mediasi FKUB Kalteng, Gubernur : Perbedaan Tidak Boleh Membuat Kita Terpecah Belah

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Palangka Raya, dengan jumlah sekitar 1.859 keluarga penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap penyaluran bantuan pangan dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas harga bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Nyepi.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat guna memastikan kesejahteraan masyarakat Kalteng semakin meningkat. (MA)