Kapolda Kalteng Minta Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Asap Memburuk

Kapolda Kalteng Minta Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Asap Memburuk
Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Palangka Raya, Berita4terkini.com – Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah membuat masyarakat diminta lebih waspada menjaga kesehatan.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk. Penggunaan masker juga dianjurkan bagi masyarakat yang memiliki keperluan dan harus tetap beraktivitas di luar.

Menurut Iwan, paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Karena itu, masyarakat diminta segera mengambil langkah pencegahan dan tidak mengabaikan kondisi tubuh.

“Jaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar rumah dan selalu gunakan masker. Apabila merasa pusing atau mengalami gangguan kesehatan akibat dampak asap, segera memeriksakan diri atau mendatangi rumah oksigen yang telah disediakan,” kata Iwan, Minggu (4/10/2026).

Di tengah kondisi tersebut, penanganan karhutla terus dilakukan oleh pemerintah bersama Polri dan sejumlah pihak terkait. Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan, termasuk penyekatan di titik-titik tertentu untuk mencegah api menjalar ke area lain.

Baca Juga :  Panen Singkong, Kalapas Sukamara Apresiasi Keberhasilan Program Kemandirian

Namun, upaya penanganan karhutla dinilai tidak cukup hanya mengandalkan petugas di lapangan. Kapolda mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dengan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Warga juga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas yang mengarah pada pembakaran lahan. Informasi dapat disampaikan kepada tokoh masyarakat setempat ataupun langsung kepada kepolisian melalui layanan darurat 110.

Iwan berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu mencegah kebakaran baru sekaligus mempercepat penanganan apabila titik api ditemukan.

“Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat, kita bersama-sama dapat mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga kualitas lingkungan,” ujarnya. (red)