Jaga Pangan Tetap Aman, Sekda Kapuas Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Jaga Pangan Tetap Aman, Sekda Kapuas Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai. (ist)

Kuala Kapuas, Berita4terkini.com – Keamanan pangan di Kabupaten Kapuas kembali diperkuat. Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I Sangkai, memimpin rapat koordinasi secara virtual bersama Tim Koordinasi dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKP-POM), Rabu (8/4/2026), dari Ruang Rapat Sekda Kapuas.

Rapat ini tidak sekadar membahas hasil pengawasan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama agar masyarakat benar-benar terlindungi dari ancaman bahan berbahaya dalam makanan yang beredar di pasaran.

Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusmiatie, serta diikuti Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, para camat, dan sejumlah perangkat daerah, Sekda menegaskan pentingnya langkah nyata di lapangan.

“Kita ingin masyarakat merasa aman dengan apa yang mereka konsumsi. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini, dari tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujar Usis dengan nada tegas namun penuh kepedulian.

Dalam rapat tersebut terungkap, masih ditemukan penggunaan bahan berbahaya seperti boraks atau yang dikenal masyarakat sebagai “bleng” dalam produk makanan. Temuan ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang bisa mengganggu kesehatan jika terus dikonsumsi.

Sekda pun meminta para camat untuk aktif turun memantau kondisi di wilayah masing-masing. Deteksi dini, menurutnya, adalah kunci untuk memutus peredaran bahan berbahaya sebelum sampai ke meja makan masyarakat.

Baca Juga :  Dinsos Kapuas Gelar Sosialisasi Perbub No 8 Tahun 2022, ini Harapannya

Sementara itu, Dinas Perindagkop dan UKM telah lebih dulu mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memperjualbelikan produk yang mengandung zat berbahaya. Bahkan, pada temuan sebelumnya, kadar boraks dalam makanan sempat mencapai angka yang mengkhawatirkan.

“Jika masih ditemukan, tentu akan ada peringatan hingga tindakan lanjutan sesuai aturan,” tegas perwakilan dinas.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama.

“Kami akan rutin turun ke lapangan. Jika masih ditemukan, produk akan disita. Tapi yang tak kalah penting adalah edukasi—agar masyarakat tahu dan pedagang tidak lagi menggunakan bahan berbahaya,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga akan mengeluarkan surat edaran resmi dari Bupati sebagai penguat komitmen dalam menjaga keamanan pangan.

Melalui rakor ini, semangat kolaborasi terasa kian menguat. Harapannya, setiap makanan yang beredar bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga aman dan menyehatkan bagi seluruh masyarakat Kapuas. (NN)

You cannot copy content of this page