Bupati Kapuas Tekankan Peran Strategis Guru PAI dalam Membentuk Generasi Berkarakter

Bupati Kapuas Tekankan Peran Strategis Guru PAI dalam Membentuk Generasi Berkarakter
Foto Bersama Bupati Kapuas, Ketua STAI, Dewan Pengajar, Tamu Undangan dan seluruh Wisudawan dan Wisudawati pada acara Wisuda Sarja S1 PAI Angkatan XXVIII STAI Kuala Kapuas, di Aula Tingang Menteng Kuala Kapuas, Kamis (17/9/2026).

KUALA KAPUAS, Berita4terkini.com – Sebanyak 134 wisudawan dan wisudawati Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas resmi menyelesaikan pendidikan sarjana Strata 1 (S1). Momen bersejarah tersebut berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana S1 PAI Angkatan XXVIII Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Tingang Menteng, Kuala Kapuas, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, SP yang memberikan pesan khusus kepada para lulusan agar menjadikan gelar akademik sebagai awal perjalanan pengabdian, bukan sebagai akhir dari proses pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Ketua STAI Kuala Kapuas, H. Ushansyah, S.Sos., M.AP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap perkembangan STAI Kuala Kapuas.

Menurutnya, wisuda bukan sekadar prosesi seremonial maupun puncak perjalanan akademik. Lebih dari itu, wisuda menjadi penanda dimulainya fase baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh di tengah masyarakat.

“Momentum wisuda ini hendaknya menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan, gelar akademik yang diperoleh bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, gelar tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bagi para lulusan untuk mengamalkan ilmu secara sebaik-baiknya.

Sementara itu, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, SP, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di STAI Kuala Kapuas.

Bupati mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang tidak terlepas dari perjuangan, pengorbanan, kesabaran, kerja keras, doa, serta dukungan keluarga dan berbagai pihak.

“Ijazah dan gelar akademik bukanlah tujuan akhir pendidikan. Gelar sarjana harus menjadi simbol tanggung jawab karena saudara telah mendapatkan pendidikan tinggi,” pesan Bupati.

Ia berharap para lulusan mampu tampil sebagai insan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga menjunjung tinggi akhlak, integritas serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Secara khusus, Bupati Kapuas menyoroti peran penting lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi bangsa, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Guru, kata dia, tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik. Lebih jauh, guru memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, akhlak, moral dan kepribadian generasi muda.

Baca Juga :  Kapuas Hulu Bangga, Raih Peringkat Tiga dalam Peningkatan PAD

Tantangan tersebut semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi informasi, media sosial dan kecerdasan buatan (AI). Kemudahan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memperoleh informasi perlu diimbangi dengan kemampuan untuk menyaring, memahami dan menggunakan informasi secara tepat.

“Dunia pendidikan membutuhkan guru-guru yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, matang secara emosional dan memiliki keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Karena itu, Bupati berharap para lulusan STAI Kuala Kapuas Prodi PAI Tahun 2026 mampu hadir sebagai guru yang mendidik dengan ilmu, membimbing melalui keteladanan dan mengabdikan diri dengan keikhlasan.

“Jadilah guru yang kehadirannya dirindukan oleh peserta didik. Jadilah guru yang tidak hanya mengajarkan apa yang harus diketahui, tetapi juga memberikan contoh tentang apa yang harus dilakukan,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas menyadari pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan pembangunan manusia yang berkualitas. Demikian pula kemajuan ekonomi harus disertai dengan penguatan karakter masyarakat.

Di tengah kemajuan teknologi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat nilai-nilai agama serta budaya agar tetap menjadi landasan kehidupan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, STAI Kuala Kapuas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Perguruan tinggi keagamaan tersebut diharapkan tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang berilmu, beriman, berakhlak, profesional dan memiliki semangat pengabdian.

Di hadapan para wisudawan, Bupati Kapuas kemudian menyampaikan sejumlah pesan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan dan memasuki dunia pengabdian.

Para lulusan diminta untuk terus belajar dan tidak berhenti meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, menjadikan agama dan akhlak sebagai fondasi kehidupan, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkembang.

Bupati juga berpesan agar para lulusan tidak takut memulai perjalanan dari bawah.

“Kesuksesan tidak selalu datang melalui jalan yang cepat. Di manapun nanti saudara berada, hadirkan kebaikan bagi orang banyak,” pesan Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati Kapuas kembali mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan, pengorbanan dan kesabaran hingga para lulusan berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi bekal dalam menjalani kehidupan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, Kabupaten Kapuas, bangsa dan negara,” pungkasnya. (NN)