Pemkab Kapuas Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Harga Beras Jadi Sorotan

Pemkab Kapuas Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi, Harga Beras Jadi Sorotan
Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai dan Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Septedy memimpin Rapat Pembahasan Evaluasi Data Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi di Daerah, bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (7/9/2026) pagi.

KUALA KAPUAS, berita4terkini.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah dengan mengevaluasi perkembangan harga sejumlah komoditas yang dinilai berpengaruh terhadap laju inflasi. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian utama dalam evaluasi tersebut adalah beras.

Langkah itu dibahas dalam Rapat Pembahasan Evaluasi Data Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi di Daerah yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (7/9/2026) pagi.

Rapat dipimpin langsung Bupati Kapuas HM Wiyatno, didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, serta Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Septedy.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kapuas Ahmad Nasrullah, Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Kusmiatie, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap terkendali. Selain mencermati data komoditas penyumbang inflasi, rapat juga membahas langkah cepat dan taktis yang dapat dilakukan secara lintas perangkat daerah.

Salah satu fokus pembahasan adalah pelaksanaan Operasi Pasar Murah serta upaya pengamanan ketersediaan dan stok pangan bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, perkembangan harga beras di Kabupaten Kapuas menjadi perhatian khusus. Data mengenai harga dan kondisi komoditas tersebut dihimpun dari sejumlah sumber, yakni BPS, Perum Bulog, dan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Baca Juga :  Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Sei Pinang

Data dari masing-masing instansi kemudian menjadi bahan evaluasi bersama untuk melihat perkembangan harga beras, kondisi ketersediaan serta stok, sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi stabilitas harga pangan di daerah.

Untuk memastikan langkah penanganan berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga melakukan pembagian tugas kepada perangkat daerah terkait sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya menjalankan langkah penanganan sesuai bidangnya, tetapi juga melaporkan perkembangan pelaksanaan aksi tersebut secara berkala. Pola koordinasi ini diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah terhadap potensi tekanan harga komoditas pangan.

Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Beras menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan, mengendalikan inflasi, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektor dan langkah penanganan yang lebih cepat, Pemkab Kapuas berharap stabilitas harga pangan dapat terus terjaga sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terkendali. (NN)