Tim Pemburu Api Isen Mulang Dikerahkan Perkuat Penanganan Karhutla di Palangka Raya

Tim Pemburu Api Isen Mulang Dikerahkan Perkuat Penanganan Karhutla di Palangka Raya
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, perwakilan Kodam XXII/Tambun Bungai dan sejumlah pemangku kepentingan melepas Tim Pemburu Api Isen Mulang untuk menangani karhutla di Kota Palangka Raya, Senin (24/8/2026).

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diperkuat dengan pengerahan Tim Pemburu Api Isen Mulang.

Tim tersebut dilepas Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan perwakilan Kodam XXII/Tambun Bungai di halaman Mapolda Kalteng, Senin (24/8/2026).

Tim Pemburu Api Isen Mulang diterjunkan untuk memperkuat satuan tugas (satgas) yang sebelumnya telah melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Palangka Raya.

Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan mengatakan, penambahan personel dan peralatan merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI.

Menurut dia, kekuatan tambahan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lain.

“Personel tambahan ini diharapkan bisa mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas, terutama di titik-titik lokasi kebakaran, khususnya di Palangka Raya,” kata Iwan.

Iwan menjelaskan, Tim Pemburu Api Isen Mulang melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat yang tergabung dalam kelompok sukarelawan pemadam kebakaran.

Tercatat ada sekitar 29 kelompok masyarakat pemburu api di Palangka Raya dengan jumlah personel mencapai kurang lebih 124 orang.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik rawan untuk membantu satgas dalam melakukan pemadaman karhutla.

Baca Juga :  Rangkaian HUT 26 Tahun, IJTI Kalteng Gelar Workshop Bertema “Jurnalistik Televisi dan Bijak Bermedia Sosial”

“Perkuatan ini adalah untuk membantu satuan tugas yang sudah terbentuk supaya lebih mempercepat pemadaman api yang ada di wilayah Palangka Raya,” ujar Iwan.

Selain personel, penguatan penanganan karhutla juga dilakukan dengan menambah kendaraan dan peralatan pemadaman.

Peralatan tersebut merupakan bantuan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Semoga ini bisa membantu dan mengatasi sehingga Palangka Raya bisa cepat tuntas dalam penanganan karhutla,” kata Iwan.

Iwan menegaskan, penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas pemerintah. Seluruh personel diminta bekerja maksimal di setiap titik kebakaran agar api dapat segera dikendalikan.

“Saya minta seluruh personel bekerja maksimal di setiap titik penanganan. Kita lihat ini menjadi prioritas untuk dilakukan bantuan lebih supaya bisa lebih cepat tuntas, lebih cepat padam api yang terbakar ini,” tegasnya.

Nama “Isen Mulang” dipilih untuk menggambarkan semangat para personel yang bertugas di lapangan.

Dalam bahasa Dayak Ngaju, Isen Mulang dikenal sebagai semboyan yang menggambarkan semangat pantang menyerah atau pantang mundur.

“Kita namakan mereka Isen Mulang. Pantang menyerah, pantang mundur sebelum api padam,” pungkas Iwan. (red/mr)