Tradisi Leluhur Ramaikan Hari Jadi Daerah, Wabup Kapuas Dodo Hadiri Lomba Besei Kambe

Kuala Kapuas, Berita4terkini.com – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin terasa dengan digelarnya lomba tradisional Besei Kambe di Pelabuhan KP3, Jalan Sudirman, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Vitrianson serta Camat Selat Syarifullah. Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi lomba menambah semarak suasana di tepi sungai.
Besei Kambe sendiri merupakan olahraga tradisional khas suku Dayak Ngaju yang sarat nilai budaya. Perlombaan ini mempertemukan dua regu dalam satu perahu yang saling mendayung berlawanan arah, menyerupai tarik tambang di atas air, sebagai simbol kekuatan dan kekompakan.
Pada tahun ini, lomba diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan. Tercatat sebanyak 32 regu putra dan 21 regu putri ambil bagian, baik dari kategori umum maupun pelajar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba Besei Kambe tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya daerah.
“Ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kapuas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini mampu mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya leluhur.
Wabup juga berharap tradisi Besei Kambe dapat terus dilestarikan dan dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas dan semoga kegiatan ini berjalan lancar serta sukses,” ucapnya.
Momentum perayaan ini diharapkan semakin memperkuat semangat masyarakat dalam membangun Kapuas yang berdaya saing, sejahtera, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal. (NN)







