Seleksi Konsultan NPGT dan GTRA, Kanwil BPN Kalteng Gelar Tes Wawancara di Palangka Raya

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar tes wawancara dalam rangka Pengadaan Jasa Konsultan Perorangan untuk kegiatan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Kecamatan, Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), serta pendataan penerima akses Reforma Agraria, Selasa (10/03/2026).
Pelaksanaan wawancara berlangsung di kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. Proses seleksi dilakukan dengan dua metode, yakni secara luring atau tatap muka langsung, serta secara daring untuk memberikan kemudahan bagi peserta yang tidak dapat hadir secara langsung.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaring tenaga konsultan yang akan mendukung berbagai program strategis pertanahan dan reforma agraria di wilayah Kalimantan Tengah.
Koordinator Subbagian Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Kalteng, Yusthova Notanubun, menjelaskan bahwa tahapan wawancara merupakan proses penting untuk menilai kemampuan, pengalaman, serta kesiapan para kandidat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Melalui tahapan wawancara ini diharapkan dapat menjaring kandidat konsultan yang kompeten, profesional, dan memiliki komitmen untuk mendukung pelaksanaan program strategis di lingkungan ATR/BPN,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran tenaga konsultan yang berkualitas sangat diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan Neraca Penatagunaan Tanah di tingkat kecamatan serta memperkuat kinerja Gugus Tugas Reforma Agraria di daerah.
Program NPGT sendiri memiliki peran penting dalam menyediakan data penatagunaan tanah yang akurat, sehingga dapat menjadi dasar dalam perencanaan pemanfaatan lahan secara optimal dan berkelanjutan. Sementara itu, kegiatan GTRA diarahkan untuk mendorong pemerataan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah melalui program reforma agraria.
Selain itu, pendataan penerima akses reforma agraria juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat yang berhak dapat memperoleh manfaat dari program tersebut, baik dalam bentuk akses permodalan, pendampingan usaha, maupun pengembangan ekonomi berbasis lahan.
Dengan dilaksanakannya tahapan wawancara ini, pihak Kanwil BPN Kalteng berharap seluruh rangkaian proses seleksi dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan konsultan terbaik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan program pertanahan dan reforma agraria di Kalimantan Tengah.
Ke depan, para konsultan terpilih diharapkan dapat bekerja secara profesional dan bersinergi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang lebih tertib, adil, dan berkelanjutan. (red/foto:ist)







