Salurkan Bantuan di Sukamara, Plt Sekda Kalteng Sampaikan KHBS untuk Memastikan Masyarakat Terpenuhi Kebutuhan Dasarnya

Sukamara, berita4terkini.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah, Penyerahan Bantuan Pangan Presiden, Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Pasar Murah yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Kabupaten Sukamara, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Leonard S. Ampung mewakili Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menyerahkan langsung bantuan tersebut menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi. Turut hadir, Bupati Sukamara H. Masduki beserta jajarannya dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kalteng.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda Leonard S. Ampung menekankan bahwa efisiensi anggaran bukanlah halangan untuk tetap memprioritaskan program-program yang menyentuh langsung masyarakat.
“Terutama melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), untuk memastikan masyarakat Bumi Tambun Bungai, khususnya yang tidak mampu dan di pedalaman, terpenuhi kebutuhan dasarnya. Mulai dari pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, kesejahteraan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi,” ucap Leo.
Sementara itu, Bupati Sukamara H. Masduki menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng atas dukungan yang diberikan, serta berpesan agar dalam penyaluran bantuan dilakukan dengan tertib dan tepat sasaran.
Terkait Program KHBS, Bupati menyampaikan bahwa ini sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi tekanan ekonomi.
“Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, digunakan secara bijaksana, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukamara,” pungkasnya.
Untuk diketahui, paket Bantuan Pangan Presiden periode Februari-Maret 2026 yang disalurkan terdiri dari beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, dengan jumlah penerima sebanyak 3.397 orang. Sementara itu Gerakan Pangan Murah dimaksudkan agar masyarakat kecil bisa membeli bahan berkualitas dengan harga di bawah pasar.
Sedangkan pada pasar murah tersedia 2.000 paket sembako, tiap paket terdiri dari Beras 5 kg, Minyak Goreng 2 liter, dan Gula Pasir 1 kg. Setiap paket bernilai Rp 147.500, kemudian disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp 137.500, sehingga masyarakat bisa menebusnya cukup dengan Rp 10 ribu per paket.
Selain pasar murah, digelar pula pemeriksaan kesehatan gratis untuk memastikan kesehatan masyarakat terjaga melalui deteksi dini. Pada hari yang sama dilakukan penyaluran Bantuan Tunai Kartu Huma Betang Sejahtera melalui Bank Kalteng. (MA)







