Perahu Tertimpa Pohon Tumbang, Satu Korban Tewas Tenggelam

Perahu Tertimpa Pohon Tumbang, Satu Korban Tewas Tenggelam
TEMUKAN : Jasad korban AS (63) ketika ditemukan tewas tenggelam di Sungai Habaon, Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Selasa, 6 Januari 2026.

Kuala Kurun, Berita4terkini.com – Seorang nenek yakni AS (63) tewas tenggelam setelah perahu yang ditumpangi terbalik karena tertimpa sebuah pohon tumbang, saat akan berangkat ke ladang, pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 07.00 WIB, di Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

“Jasad korban ditemukan pada Selasa, 6 Januari 2026, pukul 12.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Tewah Iptu Imam Maliki, S.Tr.K, Selasa, 6 Januari 2026.

Kejadian naas ini bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat pergi ke ladang menggunakan perahu di Sungai Habaon. Di tengah perjalanan, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa perahu mereka tumpangi hingga terbalik.

“Dua rekan korban yakni Milka (49) dan Yunita (38) berhasil menyelamatkan diri. Namun korban ini diduga tertimpa pohon dan terseret arus sungai hingga tenggelam,” terangnya.

Pasca peristiwa naas itu, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tewah. Upaya pencarian dilakukan bersama personel polsek, TNI, BPBD dan dibantu keluarga korban, dengan menggunakan perahu kecil bermesin atau alkon untuk menyisir aliran sungai.

Baca Juga :  Pria 63 Tahun Meninggal Mendadak di Jalan Putri Karindang Palangka Raya

“Setelah dua hari dilakukan pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) awal,” ujarnya.

Setelah ditemukan, kata dia, jasad korban langsung di evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Langkah ini adalah wujud nyata dedikasi Polri untuk selalu hadir mendampingi masyarakat dalam kondisi darurat.

“Kami juga memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban pada lokasi kejadian guna memberikan penguatan moril,” terangnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi cuaca ekstrem yang rawan menyebabkan pohon tumbang.

“Pencairan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” tandasnya. (Red)