KPwI BI Kalteng Gelar Temu Responden & Mitra Kerja 2025, Dorong Pembelajaran Berkelanjutan dan Daya Saing Daerah

KPwI BI Kalteng Gelar Temu Responden & Mitra Kerja 2025, Dorong Pembelajaran Berkelanjutan dan Daya Saing Daerah
KPwI Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias Saat Memberikan Sambutan Pada Peserta Temu Responden, Kamis, (13/11/2025).

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwI BI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Temu Responden dan Mitra Kerja Bank Indonesia 2025 di Aula Lantai IV, Kantor BI Kalteng, Kamis (13/11/2025).

Dengan mengusung tema “Relearning to Stay Relevant: Mengasah Daya Saing Melalui Pembelajaran Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ajang sinergi antara BI, para responden survei, serta mitra kerja strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansyah Andrias, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di era perubahan cepat. Menurutnya, pembelajaran berkelanjutan merupakan kunci agar lembaga dan pelaku ekonomi tetap relevan dan berdaya saing.

“Melalui forum ini, kami berharap dapat mempererat hubungan dengan seluruh mitra kerja, sekaligus menjadi ruang untuk bertukar informasi dan merumuskan langkah-langkah kolaboratif demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Tengah,” ujar Yuliansyah.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Sambut Kunjungan Kerja Satgas PKH di Provinsi Kalteng

Lebih lanjut, Yuliansyah menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalteng pada Triwulan IV dan keseluruhan tahun 2025 diproyeksikan terus meningkat, terutama jika penguatan sektor industri pengolahan dan pertambangan terus dilakukan melalui hilirisasi dan peningkatan ekspor.

Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi untuk menjaga ketahanan daerah. “Perlu ada dorongan investasi di sektor manufaktur, logistik, dan energi terbarukan. Salah satu strategi yang sedang kami dorong adalah pembangunan Kawasan Industri di Kalimantan Tengah, yang diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tambahnya.

Kegiatan temu responden dan mitra kerja ini menjadi momentum penting bagi Bank Indonesia untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kebijakan ekonomi daerah tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional, serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang adaptif dan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai. (mr)