Korsleting Diduga Jadi Pemicu, 10 Rumah Panggung di Mendawai Sosial Ludes Terbakar

Korsleting Diduga Jadi Pemicu, 10 Rumah Panggung di Mendawai Sosial Ludes Terbakar
Petuga Gabungan saat lakukan pemadam kebakaran saat di lokasi kebakaran. (ist)

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Komplek Sosial Jalan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2/2026) sore. Sedikitnya 10 rumah panggung berbahan kayu dilaporkan hangus dilalap api akibat dugaan korsleting listrik.

Peristiwa tersebut sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu dan berdiri berdempetan satu sama lain. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, sementara warga berupaya menyelamatkan diri.

Sejumlah penghuni rumah tampak berlarian keluar tanpa sempat menyelamatkan harta benda. Barang-barang di dalam rumah nyaris tak terselamatkan karena kobaran api menyebar dalam waktu singkat.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian. Proses pemadaman melibatkan sejumlah armada dan relawan. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah kurang lebih dua jam upaya pemadaman.

Relawan pemadam kebakaran, Kholis, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Baca Juga :  Perhatian Pemerintah Pusat, Mentri LHK Siti Nurbaya Tinjau Hutan Adat Desa Kinipan

“Diduga akibat korsleting listrik. Tidak ada kendala berarti saat pemadaman karena sumber air cukup memadai. Sekitar dua jam api berhasil dipadamkan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 07 Komplek Mendawai Sosial, Syahrudin, mengungkapkan bahwa seluruh rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat dan para korban kehilangan tempat tinggal.

“Ada sekitar 10 rumah yang terbakar. Saat ini para korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah keluarga dan tetangga. Kami berharap ada bantuan pendirian posko dan dapur umum untuk meringankan beban warga,” katanya.

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. (red/mr)