Internalisasi Zona Integritas, Kanwil BPN Kalteng Teguhkan Langkah Menuju WBK dan WBBM

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan internalisasi pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari penguatan komitmen menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (13/02/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Palangka Raya ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Kanwil BPN Kalteng dalam meneguhkan budaya kerja yang berorientasi pada integritas, transparansi, dan profesionalisme pelayanan publik.
Acara tersebut dihadiri langsung Kepala Kanwil BPN Kalteng, Fitiyani Hasibuan. Turut memberikan penguatan, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, R. Biroum Bernardianto, serta Rektor Institut Kesenian Jakarta, Syamsul Maarif.
Dalam pemaparannya, R. Biroum Bernardianto menekankan pentingnya pencegahan maladministrasi dalam setiap lini pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat dibangun melalui konsistensi kinerja yang akuntabel dan responsif terhadap pengaduan.
Sementara itu, Syamsul Maarif memberikan perspektif mengenai kepemimpinan adaptif di era perubahan. Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut pemimpin yang mampu berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai integritas dan etika pelayanan.
Tak sekadar menghadirkan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan sharing session yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang bersih, transparan, profesional, serta berkeadilan.
Kepala Kanwil BPN Kalteng menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya tentang meraih predikat semata, melainkan upaya membangun budaya kerja yang berkelanjutan. “Zona Integritas harus menjadi nafas dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Tengah berharap semangat reformasi birokrasi semakin mengakar, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pertanahan di daerah. (red/foto:ist)







