Dari Siswa untuk Siswa, Polisi Keamanan Sekolah Jadi Inovasi Polda Kalteng

Pulang Pisau, Berita4terkini.com – Lingkungan sekolah yang aman menjadi fondasi penting dalam membangun generasi berkualitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Polda Kalimantan Tengah menggagas program Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang melibatkan siswa sebagai subjek utama pengamanan internal sekolah.
Peluncuran program ini dilakukan melalui Apel Besar PKS se-Kalteng yang berlangsung di kawasan pendidikan kepolisian di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Pulang Pisau. Ratusan pelajar tingkat SMA dan SMK mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pendekatan partisipatif menjadi kekuatan utama program PKS. Menurutnya, siswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan karena mereka memahami dinamika sosial di sekolah secara langsung.
“Ketika siswa diberi kepercayaan, mereka akan tumbuh dengan rasa tanggung jawab. Inilah esensi dari Polisi Siswa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran PKS bukan untuk menggantikan peran guru maupun aparat, melainkan sebagai mitra dalam menciptakan ketertiban. Polisi Siswa diarahkan menjalankan fungsi preemtif dan edukatif, bukan represif.
Fokus utama PKS mencakup pencegahan konflik antarpelajar, kekerasan, perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba. Selain itu, siswa juga didorong untuk menumbuhkan budaya saling menjaga dan menghargai perbedaan.
Konsep empat pilar pengamanan yang diterapkan diharapkan mampu menanamkan nilai kepemimpinan sejak dini. Polda Kalteng menilai pembinaan karakter seperti ini akan berdampak jangka panjang terhadap kualitas generasi muda.
“Kami ingin sekolah menjadi ruang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut, sehingga proses belajar berjalan optimal,” kata Kapolda.
Program PKS ini direncanakan berkelanjutan dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas serta pihak sekolah di masing-masing daerah. (red/mr)







