Polresta Palangka Raya Kerahkan 75 Personel Amankan Aksi Damai Masyarakat Adat Kalimantan

Polresta Palangka Raya Kerahkan 75 Personel Amankan Aksi Damai Masyarakat Adat Kalimantan
Aparat Kepolisian Polresta Palangka Raya saat jaga aksi demo di depan Kantor PN Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).

Palangka Raya, Berita4terkini.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan aksi damai yang digelar Masyarakat Hukum Adat Kalimantan Provinsi Kalimantan Tengah di depan Kantor Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).

Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi aksi.

Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polresta Palangka Raya Kompol Henry mengatakan sebanyak 75 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Personel berasal dari Polresta Palangka Raya dan jajaran polsek, serta mendapat dukungan dari Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah.

Menurut Henry, seluruh rangkaian aksi berlangsung kondusif hingga kegiatan berakhir. Massa aksi juga dinilai kooperatif dalam menyampaikan aspirasi mereka.

“Selama pelaksanaan pengamanan, seluruh rangkaian aksi damai berjalan dengan tertib dan lancar. Para peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi secara baik dan situasi tetap aman,” kata Henry dalam keterangannya.

Baca Juga :  Perahu Tenggelam, Warga Jakarta Ditemukan MD di Pantai Ujung Pandaran

Ia menjelaskan, personel yang bertugas mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Polresta Palangka Raya menilai keberhasilan pengamanan aksi damai tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Palangka Raya.

Henry berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus terus dijaga melalui pelayanan dan pengamanan yang profesional serta humanis,” ujarnya. (red/mr)