Bupati Kapuas Bahas Arah Pembangunan Bersama Wartawan, Infrastruktur dan Pangan Jadi Sorotan Utama

Bupati Kapuas Bahas Arah Pembangunan Bersama Wartawan, Infrastruktur dan Pangan Jadi Sorotan Utama
Suasana Ngobrol santai Bupati Kapuas HM Wiyatno, didampingi Sekda Usis I Sangkai bersama para wartawan di Kuala Kapuas, Senin malam (4/5/2026). 

Kuala Kapuas, Berita4terkini.com – Suasana santai di salah satu kafe di Jalan Jawa, Kuala Kapuas, Senin malam (4/5/2026), berubah menjadi ruang diskusi terbuka antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan insan pers. Bupati Kapuas HM Wiyatno memilih berdialog langsung dengan wartawan untuk memaparkan perkembangan pembangunan daerah sekaligus menyerap berbagai masukan di lapangan.

Dalam pertemuan yang dikemas secara informal tersebut, sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga ketahanan pangan daerah.

Salah satu fokus pembahasan adalah proyek akses menuju Pelabuhan Batanjung yang hingga kini menjadi pekerjaan berkelanjutan lintas periode kepemimpinan daerah. Bupati menyebutkan, total anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan tersebut mendekati Rp150 miliar.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, melainkan program jangka panjang yang sudah dirintis sejak beberapa kepala daerah sebelumnya.

“Ini proses panjang. Sudah beberapa periode kepala daerah membahas hal yang sama. Kita melanjutkan dari kondisi awal dengan keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kapuas, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hingga pemerintah pusat untuk memperkuat dukungan pendanaan, termasuk melalui skema APBD provinsi dan APBN.

Sejumlah kendala teknis di lapangan juga diakui, salah satunya terkait trase jalan yang melintasi kawasan hutan. Namun demikian, koordinasi dengan kementerian terkait masih terus dilakukan untuk mencari solusi.

Baca Juga :  Luar Biasa, KemenPAN RB Berikan Penghargaan 6 Satwil Jajaran Polda Kalteng

Di sisi lain, Bupati juga menyoroti dampak pembangunan infrastruktur terhadap sektor pertanian. Ia meyakini, semakin terbukanya akses wilayah akan mendorong tumbuhnya kawasan produksi baru di Kabupaten Kapuas.

“Kalau akses terbuka, aktivitas ekonomi ikut bergerak. Lahan-lahan yang sebelumnya tidak tergarap bisa dimanfaatkan, terutama untuk pertanian dan perkebunan,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan berbasis pangan tetap menjadi prioritas, namun tetap memperhatikan kesesuaian lahan agar tidak terjadi alih fungsi yang tidak tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai bersama Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Perhubungan Kapuas turut hadir mendampingi dan memberikan penjelasan teknis terkait program pembangunan yang sedang berjalan.

Diskusi juga diwarnai dengan berbagai masukan dari wartawan, mulai dari persoalan jalan rusak akibat kendaraan angkutan berat, penanganan banjir di kawasan perkotaan, hingga kebutuhan ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Menanggapi hal itu, pemerintah daerah menyatakan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Pertemuan “ngopi bareng” tersebut menegaskan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dan media tetap terbuka, dengan pembahasan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menyentuh isu-isu krusial pembangunan Kabupaten Kapuas. (red/nn)