Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Musrenbang di Kecamatan Teweh Selatan

Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Musrenbang di Kecamatan Teweh Selatan

Muara Teweh, berita4terkini.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hj. Netty Herawati dan Ardianto menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2027 tingkat Kecamatan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Teweh Selatan di Trahean, Senin (9/2/2026).

Dengan mengangkat tema “Terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera dan Berkeadilan”, Musrenbang Kecamatan Teweh Selatan ini di buka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa dari Musrenbang ini diharapkan mampu menjadi arahan strategis yang menuntut kita untuk bergerak lebih cepat, lebih terukur, dan lebih berdampak nyata, dalam rangka mewujudkan tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur.

“Pembangunan harus dimulai dari desa-desa untuk menciptakan sinkronisasi yang kuat hingga ke ibu kota kabupaten,” ucap Bupati.

Namun, catatan paling krusial yang disampaikan beliau adalah mengenai keberlanjutan infrastruktur, yaitu pemeliharaan rutin harus dilakukan saat tingkat kerusakan masih di bawah 11 persen.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Barut Apresiasi Peran 16 SOPD dalam Upaya Peningkatan PAD 2025

‎“Membangun itu satu langkah, tapi merawat adalah langkah penentu. Kita harus disiplin mengalokasikan dana pemeliharaan. Jika kerusakan masih ringan atau di bawah 11 persen, itu masuk pemeliharaan rutin agar tidak meluas. Jika sudah besar, baru masuk pemeliharaan berkala,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Barito Utara Ardianto menyoroti isu yang ada di masyarakat Kecamatan Teweh Selatan, terkhusus untuk Desa Butong terkait proyek pembukaan badan jalan baru di Desa Butong yang menuju Pasar Kompak. Menurutnya, jalan yang masuk tiga prioritas Desa Butong ini masih bermasalah.

Selain itu, Ardianto menyoroti proyek jalan pelabuhan yang tertunda pada 2025 karena faktor waktu dan alam. Dia berharap proyek ini bisa dilanjutkan di 2026.

Musrenbang RKPD tahun 2027 di Kecamatan Teweh Selatan ini menjadi wadah untuk menyusun rencana pembangunan yang lebih terarah, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup masyararakat setempat. (Ra/Setwan Barut)